Jawa Barat Butuh 15 Juta Dosis Vaksin Hingga Desember

Jawa Barat Butuh 15 Juta Dosis Vaksin Hingga Desember


Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengklaim penerapan PPKM di Jawa Barat berhasil menurunkan kasus penyebaran Covid-19. Bahkan, keterisian rumah sakit juga turun dari 91 % menjadi 42 %, sehingga akan ada penyesuaian-penyesuaian kegiatan ekonomi, terutama dalam hal perdagangan.


Demikian dikatakan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat peluncuran Sentra Vaksinasi Silih Tulungan di Kawasan Industri Surya Cipta, di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin (9/8/2021).


Menurutnya, vaksinasi di Jawa Barat harus selesai hingga di bulan Desember 2021 nanti, maka Jawa Barat membutuhkan 15 juta dosis vaksin. Diharapkan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan agar bisa memberikan sesuai dengan jumlah dosis yang dibutuhkan.


“Selama ini kan pembagian vaksi belum proporsional secara merata, sehingga kami harapkan agar bisa diakomodir,” kata Emil, sapaan akrab Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.


Diakuinya, kesuksesan vaksinasi di Jawa Barat saat ini sudah melompat tiga kali lipat, dari sebelumnya di bulan Maret sampai April jumlahnya 50.000 per hari, sekarang sudah bisa mendekati 150.000 per hari. Tetapi dari jumlah penduduk, 150.000 per hari itu tidak cukup, karena Jawa Barat butuh 500.000 dosis per hari.


“Dari 500.000 dosis per hari itu, hanya bisa kita sanggupi sekitar 60 persen untuk Puskesmas, dan rumah sakit, sisanya sekitar 40 persen lagi harus didukung oleh pihak ketiga supaya terkejar hingga Desember. Disinilah peran pengusaha dan lembaga-lembaga lainnya untuk mengisi 40 persen kekurangan kami dari segi infrastruktur kesehatan,” katanya.


Hari ini, kata Emil, BPJS Ketenagakerjaan memberikan komitmennya bersama APINDO dan Komite Pemulihan Ekonomi Daerah (KPED), untuk melaksanakan Sentar Vaksinasi Silih Tulungan di Karawang agar di awal tahun 2022 situasi lebih baik, khususnya perekenomian Jawa Barat.


Diakuinya, per hari ini rasio testing Jawa Barat 1 : 6, dan kabupaten/kota yang vaksinasinya rendah jumlah kematian tinggi dan daerah yang vaksinasinya tinggi jumlah kematian rendah.


BPJS Ketenagakerjaan ada 30.000 vaksi untuk warga sektor industri di Karawang agar perekonomian Jawa barat lebih baik. Sehingga perlu perlindungan terhadap sektor industri.


“Strategi Jawa Barat untuk pelaksanaan vaksinasi dengan menyediakan sejumlah mobil agar bisa menjemput masyarakat. Sebab, Jawa Barat tidak semua wilayah perkotaan, ada juga desa yang letaknya di pengunungan. Saya sudah perintahkan bupati dan walikota agar Puskesmas yang datang ke masyarakat, bukan masyarakat yang datang ke Puskesmas,” tandasnya.


Sementara itu, Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Jabar bersama BPBD Jabar dan Dunia Usaha meluncurkan program Sentra Vaksinasi Silih Tulung untuk industri di Kawasan Industri Surya Cipta, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Tujuannya, untuk  mengakselerasi pemulihan ekonomi di Jawa Barat.(nof)