Klik

67 Bangunan SD Di Karawang Nyaris Ambruk


KlikKarawang - Sebanyak 67 bangunan Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kabupaten Karawang dalam kondisi rusak berat. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, instansi terkait seperti Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Karawang diminta terus berkoordinasi untuk merenovasi sekolah yang mau roboh.

"Karena jangan sampai nunggu lelang dulu, kemudian terjadi roboh,
saya kira hukum dikita membolehkan melakukan pekerjaan dengan syarat yang bersifat darurat sekali, umpamanya ini anggarannya 300 ini kan harus nunggu proses lelang, dari pada harus nunggu proses lelang ini kelamaan sehingga terjadi roboh, kita koordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan, ajak polisi dan jaksanya kelapangan minta petunjuk dari mereka, apa ini harus nunggu lelang dengan resiko nanti terjadi roboh atau memang  di ijinkan dalam konteks yudikatif, payung hukumnya seperti apa?,"kata Wakil Bupati Kabupaten Karawang, Ahmad Zamakhsary, Senin (10/02/2020).

Menurutnya, dari catatan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga di Karawang ada 67 SD yang kondisinya mau roboh oleh karena dirinya minta PUPR dan Disdik aktif melakukan koordinasi.

"Kalau memang ini anggarannya lebih dari 200 juta silahkan kalian (Dua OPD) koordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan. Hal hal yang bersifat darurat, hal hal yang mencegah  kejadian diluar bencana itu pasti di ijinkan, pasti dibolehkan," ungkapnya.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati saat meninjau bangunan kelas SDN Karawang Kulon III yang ambruk pada Minggu (9/02/2020) dini hari. Atap bangunan Kelas 5B dan Kelas 5C  ambruk yang ambruk itu diketahui terakhir di renovasi pada tahun 2006.

"Anggaran dari Kabupaten yang hanya ada 195 juta untuk rehab saja, maka saya minta tadi, temen temen PUPR sekitar 2 bulanan untuk cek lapangan dan lain-lain. Saya bilang kelamaan kalau dua bulan, tolong ini prioritaskan,  dua minggu paling lambat harus ada actionnya kegiatan. Tembok disini masih bagus,  tinggal memperbaiki atap kusen, karena tidak hanya atap ini akan berdampak ke tetangganya. Secepatnya dan saya minta harus bisa diantisipasi tidak terjadi lagi seperti ini,"ujarnya.

Sementara, Kepala SDN Karawang Kulon III, Yusriani berharap kedatangan Wakil Bupati Karawang yang didampingi sejumlah dinas terkait dapat segera bertindak membangun kembali sekolahnya yang ambruk. Untuk sementara siswa yang kelasnya ambruk menurutnya melakukan kegiatan belajar mengajar di ruang UKS dan Musholla sekolah.(nof)

Tidak ada komentar