Klik

Viral, Video Dua Kelompok Siswa SD Di Karawang Saling Baku Hantam


KlikKarawang - Video perkelahian  puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kabupaten Karawang berdurasi 29 detik viral di media sosial. Para siswa yang masih mengenakan seragam olah raga tersebut saling baku hantam di sebuah kebun.

Belakangan diketahui puluhan siswa tersebut merupakan siswa SD Negeri Kiara I dan siswa SD Negeri Langgensari I, Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang. Sementara video yang tengah viral di media sosial itu direkam dan diunggah oleh salah seorang alumni siswa SD Negeri Kiara I. 

Menurut Kepala Sekolah SD Negeri Langgensari I, Endang Muhtar, perkelahian tersebut terjadi pada Sabtu, 12 Januari 2019 lalu. Siswa dari dua sekolah tengah bermain sepak bola. Entah apa penyebabnya, tiba-tiba puluhan siswa tersebut saling mengejek.

“Katanya saling ejek-mengejek orang tua sehingga mungkin panas, timbul dendam,” ujar Endang, Sabtu (19/1/2019).

Setelah mereka pulang dari sekolah, puluhan siswa tersebut kembali ke lapangan sepak bola untuk berkumpul. Lantas, mereka berkelahi di sebuah perkebunan. Mirisnya perkelahian tersebut direkam oleh salah seorang dari salah satu alumni sekolah.

“Guru-guru juga tidak tahu karena memang masih di sekolah. Mungkin ada alumni yang bilang supaya mereka jangan berkelahi di sekolah karena tempatnya terlalu terbuka sehingga diajak berkelahi di kebun,” kata Endang Muhtar.

Sementara Kepala SD Negeri Kiara I Nasrul Johari memaparkan, setelah perkelahian itu, dia langsung memanggil siswa-siswa yang terlibat. Dia menanyakan penyebab dan kronologi kejadiannya. Setelah itu, dia juga memanggil para orang tua yang terlibat perkelahian. 

“Saya kirimkan surat agar orang tua datang besok harinya. Alhamdulillah datang semua. Kalau yang memvideokan perkelahian itu memang alumni SD Negeri Kiara I dan sekarang duduk di MTs,” ujar Nasrul Johari.

Pascakejadian ini, para orang tua diajak untuk menasihati anak-anak mereka agar perkelahian itu tidak terulang. Pihak sekolah juga sudah memberikan penyuluhan kepada para siswa. 

Tidak ada komentar