Klik

Mubazir, Karawang Bongkar Pasang Taman Pembatas Jalan


KlikKarawang - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Karawang membongkar dan mencabut seluruh berbagai jenis tanaman hias yang sudah tertanam di pembatas jalan Ahmad Yani. 

Setelah dibangun pada November 2017, pada Desember 2018 taman pembatas jalan itu kembali dibongkar.

Pantauan di lapangan, sebenarnya tidak ada kerusakan di sekitar taman pembatas jalan itu. 

Pembongkaran terjadi di sepanjang taman pembatas jalan Ahmad Yani, depan Stadion Singaperbangsa hingga Bundaran Mega M.

Sejumlah kalangan menilai kalau pembangunan taman itu asal-asalan, tanpa dibarengi dengan konsep yang jelas. Sehingga bisa kapan saja diubah sesuai selera pimpinan.

Seorang tokoh masyarakat, Asep Agustian, mengatakan, bongkar-bongkaran taman itu juga dinilai sebagai tindakan yang mubazir. Sebab pembangunan yang terjadi di Karawang hanya di wilayah perkotaan saja, dengan objek yang sama dari tahun ke tahun. 

"Bagaimana itu pembangunan taman pembatas jalan, baru dibangun sudah dibongkar lagi. Bagaimana proyek pendestrian atau trotoar di jalan Ahmad Yani Karawang, sangat kacau dan jadi bahan bully netizen," ungkapnya.

Sementara itu, Pemkab Karawang pada 2017 telah mengeluarkan anggaran lebih dari Rp3 miliar untuk pembangunan taman pembatas jalan di sejumlah titik wilayah perkotaan Karawang.

Anggaran itu diantaranya untuk pembangunan taman pembatas Jalan Ahmad Yani mulai Bundaran Mega M sampai putaran arah Stadion Singaperbangsa Karawang yang jaraknya mencapai satu kilometer, anggarannya mencapai Rp1,2 miliar.

Dibangun pula taman pembatas jalan di sepanjang jalan Ahmad Yani mulai dari depan Pemkab Karawang hingga perempatan RMK. 

Selain itu, dibangun pula taman pembatas jalan di sepanjang jalan depan Kantor Imigrasi Karawang hingga akses ke jalan Lingkar Bypass Karawang. 

Pembangunan taman pembatas jalan di tiga titik di sekitar wilayah perkotaan Karawang tersebut anggarannya mencapai sekitar Rp3 miliar. (nof) 

Tidak ada komentar